Senin, 09 September 2013

#WeekendWithoutMall

Sebenernya istilah ini bukan gue yang bikin, nyomot dari percakapan traveler yang ketemu di fersival jalan jaksa 2 minggu kemarin. Apa itu weekend without mall, konsepnya adalah bagaimana kita menghabiskan akhir pekan, yang selama ini identik dengan mall, menjadi kegiatan outdoor, yang bukan emol banget. misalnya? bisa ke pelabuhan sunda kelapa, taman bakau muara angke, pasar tradisional, atau ke museum yang jumlahnya tidak sedikit di Jakarta ini.

Tujuannya bagus, agar kita tidak selalu tergantung dan manja kepada mall setiap butuh pelarian untuk killing time. Dengan program ini, kadang kita malah bisa berhemat karena nyaris tidak ada barang barang dengan harga selangit, otherwise, yang ada malah substitusinya yang bisa jauh lebih murah. misal, kalau kita ke toko buku di Mall, kita bisa mendapat buku dengan harga nyaris 5 x daripada buku bekas yang bisa kita dapatkan di Senen. Di senen juga, kita bisa dapat menemukan baju bekas dengan harga yang reliable banget, bukan cuma baju sih, lengkapnya baju, celana, bakaian dalam, sampai gorden!

Nih contoh beberapa destinasi wisata untuk melakukan program #WeekendWithoutMall

1. Pasar Senen
2. Blok G Pasar Tanah Abang
3. Pasar Gembrong
4. Pasar Hewan Jatinegara
5. Pasar Burung - Matraman
6. Pasar Baru
7. Pasar Antik - Menteng
8. Pasar Bendungan Hilir
9. Pasar Rawabelong
10. Pasar Induk Kramatjati
11. Blok A dan Blok B, Tanah Abang
12. Proyek Pasar Pagi Asemka
13. Museum Sejarah Nasional (Museum Gajah)
14. Museum Wayang
15. Museum Seni Rupa dan Keramik
16. Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah)
17. Museum Bahari
18. Museum Bank Indonesia
19. Museum Bank Mandiri
20. Museum Tekstil
21. Museum Serangga dan Taman Kupu Kupu + Museum Biota Air -TMII
22. Taman Monas
23. Taman Menteng
24. Taman Fatahillah
25. Taman Suropati
26. Lapangan Banteng
27. Taman Ayodya
28. Taman Situ Lemabng
dan lain lain yang gak mungkin disebutkan disini. :D

Jadi, udah berapa lama tinggal di jakarta? trus udah berapa tempat diatas yang sudah kamu kunjungi? :)

*Special thanks to dreamers radio, wikipedia, dan citydirectory

Jumat, 06 September 2013

Repsol: (trivia) kamus AGH

Tahukah kalian, di ageha banyak dipergunakan kata-kata aneh nan menawan. kata-kata itu tidak bisa dijumpai di dunia luar (?),
kalaupun ada, sangat terbatas. Ya... macam Appendix I gitu kaliya?? Penasaran? Cekidot...
1. Bitch
kata-kata paling sensanional di ageha 44-45. pertama dipopulerkan oleh Ibnu Abi Hatim Amien. ditujukan untuk cowok-cowok keren
macam dirinya..
2. Gabut
<asal kata: gaji buta>. kata ini sudah menyebar luas, tidak jelas siapa yang pertama mencetuskannya. dipredikatkan kepada khalayak
yang suka bengong dan termangu saat dilangsungkannya praktikum. jika kata ini disertakan di belakang praktikum, maka itu refers to
praktikum yang memberikan kesempatan kepada praktikannya untuk bengong saat waktu praktikum.
3. Hedon
berasal dari kata hedonisme, suatu aliran (paham) yang mengutamakan kesenangan hidup. hidup ini untuk senang-senang, foya-foya,
dll. pokoknya sesenang hati mereka lah... tokoh paling terkenal, adalah yang mampu menghabiskan 1 juta rupee sehari untuk belanja
n perawatan tubuh. sapa ya????
4. Hedon Fakir
modifikasi dari kata hedon, bisa juga disebut sebagai hedon gembel. sukanya sama, foya-foya, tapi bedanya ini gak modal. kalo ada
orang makan, dia nyamperin buat minta, ada orang lain, pindah lagi buat minta. kemana-mana suka nebeng, kalaupun punya motor
n ditebengi, sukanya minta gantiin bensin. kata ini dipopulerkan oleh Febri Farhanny
5. Ee'
maaf kalo yang ini agak vulgar. saya memang sering menggunakannya, tetapi saya diajari oleh Afiff Aulia. intinya, ya tebaklah sendiri
artinya. biasa digunakan untuk mengata-ngatai sesuatu yang tidak berkenan (parah) di hati. :D
6. Cowok Cantik
tidak tahu siapa yang mempublikasikan, saya mendengarnya dari Bani Kurniawati. Istilah ini dianugerahkan untuk cowok-cowok yang
mukanya cantik, terlalu lembut, baby-faced, de-el-el.
7. Rempong
istilah bahasa aneh, emak-emak dah... gue yang suka ngemeng aja gak ngerti pasti artinya (?). tapi berdasarkan komunikasi langsung
yang gw denger, katanya sih rempong itu artinya rame. yang mempopulerkan: Feni Shintarika
8. Gehol
berasal dari kata gaul. pemopuler adalah Nazima Maulidya. ditujukan buat orang-orang yang kuper trus tiba-tiba menjadi anak gehol.
siapa yang patut mendapatkannya, yang pasti bukan saya. saya mah udah gehol dari dulu...
9. Ekstrim
kata ini sepintas tak bermakna, tapi bagaimana jika ditaruh di belakang kata bus? hHa... kangen aja sih ama pengalaman tahun lalu.
kalo ini mah gak ngerti sapa yang bikin n sapa yang mempopulerkan. sekedar buat kangen-kangenan aja..
UPDATE:
10. Gembel
kata yang artinya miskin, fakir, papa. tapi di mulut mastika wardhani, kata ini berarti nista, najis, disgusting. ditujukan untuk Ibnu Abi
Hatim Amien n Gunar Widiyanto. emang sih kata ini cocok untuk mereka kedua. namanya juga sibbling
11. Nol-Nol
ini bahasa paling aneh, absurd, n gak jelas.
dibuat oleh dua kembar bersaudara, Namira Andiani dan Vicky Octarina Chairunnissa.
Kata Nol-Nol tidak memiliki makna, hanya seperti ekstrim atau bitch. keistimewaan kata ini adalah historisnya. Vicky, yang kelakuannya
lebih mendingan anak TK, menjuluki Namiran yang menggunakan kacamata. Kata Vicky, kacamata Namira seperti angka nol dua buah,
sehingga dijuluki nol-nol. nggak meaning? emang vicky kayak gitu..
dalam perkembangannya, kata nol-nol bukan hanya digunakan pada namira, tapi juga vicky, halimah, dan ira (ketiganya g pake
kacamata padahal!!!). seabsurd-absurdnya anak ageha 44, vicky emang paling absurd
12. Inbreeding
meminjam istilah dalam pemuliaan tanaman, yang artinya kondisi tanaman yang seharusnya menyerbuk silang menjadi menyerbuk
sendiri. aplikasi praktisnya, menjuluki anak yang berpacaran dengan teman satu kelasnya. korbannya banyak, mau menyebutkan satu
persatu juga rempong gue...
13. Three muscat-ir
tiga jagoan asli ageha, bisa juga disebut trio ngangkang (notice their walkstyle). nama aslinya istir, okti, dan evi. tapi karena kenorakan
mereka, namanya berubah menjadi istir, oktir, dan epir. penting? mungkin enggak buat sebagian besar orang, dan saya akan
mendukungnya..
14. Cin...
Nickname buat cinta. bisa dibilang sindrom akibat kebanyakan nonton semua yang berbau cinta, mulai cinta laura, cinta fitri, cinta
bunga, ampe melodi cinta (film alay yang di indos*ar). melihat inspirasinya, maka bisa ditebak yang mempopulerkan adalah seorang
emak-emak. atau kalo enggak, seseorang yang berjiwa keemakan (bukan keibuan). dan oknum dibalik bahasa ini adalah,
jeng..jeng..jeng.. Alya Muslimah (nama siang: Aria Muslim). semenjak adanya koperasi, ternyata kata ini makin populer, karena makin
sering diperdengarkan. apalagi kalo alya lagi ngebuka lapak trus rempong banyak orang, pasti dia ngomong "Sabar Cin...". nggak ada
yang aneh sih, tapi kalo ngedenger nadanya itu lho, bulu kuduk dari tumit ampe ubun-ubun berasa berdiri semua.
15. Astajim
nama lengkapnya astaghfirullah hal adzim. yang artinya kalau gak salah, I ask Allah forgiveness...
sindrom ini juga masuk sindrom penghancuran suatu tatabahasa. kesalahan fatal pengucapannya adalah menyingkat suatu bahasa
yang sudah baku dan benar. tokoh yang lumayan getol menyebarkan sindrom ini adalah ika sarimi, pacarnya si bulat misihu. :P
sbenarnya ini bukanlah sindrom baru. di zaman edo (nama lama tokyo), ada suatu gaya bahasa yang serupa, mentingkat suatu kalimat
menjadi beberapa frase saja. mungkin malas kali ya..
16. Cumplung
tokoh utama adalah Purwono, Ms. dosen gehol ageha. artinya kurang lebih mengata-ngatain orang yang otaknya kopong, tidak bernas,
dengan materi genetik yang sudah rusak (buset...). kalau belum pernah mendapatkan sapaan ini, saat kuliah pak pur, saat beliau
menanyakan sesuatu yang bersifat pengetahuan umum (macam harga urea, furadan) jangan ada yang menjawab. pasti beliau akan
dengan semangat 45 akan berkata. "Cumplung!!!"
17. Bulet
promotor kata ini bukan anak ageha, tapi illkom 44, namanya remarchtito heyziputra. ditujukan untuk anak blobo yang asalnya dari
sumedang. awalnya kata ini hanya untuk meledek wajahnya yang mendekati lingkaran (lebih tepatnya, bukan bulat). tapi di kemudian
hari, kata ini ternyata menyimpan nestapa yang mendalam. kata ini menyaratkan kekecewaan hati si anak sumedang karena tahu
sumedangnya sudah kalah pamor. kalah dengan apa? tahu bulet. jadi sekarang, bukan hanya untuk meledek wajahnya, tapi untuk
menyindir ketidakmampuan produknya menahan gempuran tahu bulet misihu.
18. CCB-GGA
kepanjangannya adalah cewek-cewek Blobo gaul-gaul abis. tersangkanya Feni shintarika, Galuh TriPudyastungkara, Lilis Febrianti, sama
Moliya Nurmalisa. nama ini bukan kata kerja, tapi lebih mengacu ke kata benda, mengingat makna sebenarnya adalah semacam klub
arisan tante-tante. program kerjanya? shopping, ngehedon khas tante-tante, sambil ngeliatin berondong lewat.
19. Bandar Pulsa
Tante-tante atau Om-om yang bisnis pulsa. contoh pengusaha sukses adalah Hesti Paramitha Suharsono. buku utang pulsanya
astajim... amajing! emang bukan sebiji dua biji sih yang jualan pulsa, tapi emang anak ageha kayaknya emang udah hobi yang satu ini..
20. OK, Fine!!
kata erik, ini punya dia (padahal gw yakin dia niru di sinteron emak-emak yang aneh bin alay). katanya sih buat orang yang
ngomening orang berpendapat, dan intinya dia menyetujui. tapi kata gw mah ini bisa tergantung nadanya. kalo nadanya rada nyolot,
bisa-bisa malah nantangin yang berargumen...
21. Tante-tante menor
spesial buat kaum hawa. yang selalu rajin menjaga kebersihan tubuh mereka. ogah kena lumpur, ogak kena ee' (ke laut aja sono, bir
dimakan hiu, itupun kalo hiunya mau). kata gw mah kalo emang mau masuk ageha, kenapa males kena kotoran. kalo gak cocok,
pindahlah si semester 5, ke sastra jepang boleh, kedokteran jiwa juga boleh (buat ngobatin jiwa lw yang menodai ageha). ciri-cirinya:
ke lahan pake sunblock dulu, muka haram kena sinar, praktikum nyabut gulma pake saring tangan, owowowow...
22. SPG kosmetik. beda ama SPG kosmetik yang ada di mall. jauh.....
kalo SPG di mall, rok mini n high heel of course. kalo di kampus mah suka rada aneh, yang jualan mukanya suka kurang menjual.
Masak dagang kosmetik mukanya standar, gimana mau yakin yang beli, hHa...
contoh kometiknya adalah ori-NYALA, natasHit, ama Leuwiliang Beauty centre. kalo gw mah ogah semuanya. yang kedua produk
malinngshit, yang ketiga takutnya pake lemak baby, yang pertama trauma ngeliat yang jualan gak menarik. hHa...