Sabtu, 21 Juni 2014

Membuat kecambah kelapa sawit sendiri (part I)

Before I start to explain shits, I'm highly warning you that these methods are profitable unrecomended. Terms and conditions applied. :)

Kita tidak bisa menyangkat bahwa kelapa sawit merupakan komoditas sektor agrikultur dengan profit yang paling besar, mau skala apepun, kecil atau besar. Tanaman apa yang cukup sekali tanam bisa panen pada tahun ke 2.5 dan terus menerus dipanen dalam jumlah besar hingga tahun ke 25, atau bshkan 30?

Dalam budidaya kelapa sawit, banyak faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi. Benih, iklim, pupuk, hama penyakit, dan tetek bengek lainnya. Mari kita fokus ke benih kelapa sawit, karena hal ini yang akan saya bahas lebih lanjut.

Saat ini, jumlah produsen benih kelapa sawit di Indonesia ada sekitar 15 institusi, sebagian besar merupakan perusahaan swasta. Harga benih, dalam hal ini kecambah, kelapa sawit juga beragam, dari 6500, hingga 1.2 USD per buah, itu juga kalau belum mengalami peningkatan lagi. Dengan asumsi kebutuhan benih per hektar 200 kecambah, artinya paling tidak butuh 1.3 juta untuk kebutuhan benih per hektar. Tidak besar memang, tapi bagi petani dengan modal terbatas, sebetulnya bisa diakali agar biayanya bisa mendekati 0 rupiah, for sure!

Kelapa sawit dibagi menjadi 3 jenis, dura, tenera, dan pisifera. I'm not gonna explain those shits here, kalau mau tahu detailnya, silakan mencari di luar. Intinya, dura sebagai ibu, pisifera sebagai bapak, dan jika keduanya dikawinkan akan jadi tenera, yang akan ditanam skala luas di kebun. Idealnya, kita memang menanam tenera untuk kebun, tapi ya apa ada cara mendapatkan tenera dalam jumlah besar, dan gratis? jawabannya, if you're speaking illegally on its simplest way, big no!

salahnya masyarakat kita, sering menanam kentosan, yaitu anakan kelapa sawit yang ada di sekitar pohon dewasa yang tumbuh dari sisa biji yang jatuh, sebagai bibit. And that's the greates mistake! kelapa sawit yang banyak ditanam di perkebunan adalah tenera. Dan jika anda menggunakan anakan dari tenera tersebut, maka hasilnya bukan 100 % tenera lagi, tapi menjadi 25 % dura, 50 % tenera, dan 25 % pisifera. 25 % pisifera ini yang akan menjadi masalah. Karena karakter pisifera adalah sebagai berikut, tandan betina kebanyakan akan abortus, alias rontok sebelum matang, artinya, tidak ada tandan yang bisa dipanen dan dijual. Anda mau menanam seperempat pohon yang sudah pasti tidak bisa menghasilkan? kalau saya sih ogah. Dan parahnya, sistem menanam kentosan sebagai bibitan ini sudah banyak menyebar dan dipraktekkan oleh pekebun masyarakat, bahkan sudah ada istilahnya, yaitu benih mariles (marihat lelesan). *Marihat adalah nama lama dari PPKS

Jadi, bagaimana cara mendapatkan benih gratis dengan kualitas yang tidak jelek jelek amat? Coba datang dan cari informasi dari perkebunan di sekitar anda. Apakah ada kontaminasi dura di kebunnya? kalau tidak, tanyai pemanen yang bekerja disana, tandan dura itu biasanya besar dan berat, dibandingkan dengan tandan tenera pada umur yang sama. Jika ada, maka segeralah kesana, kunjungi blok dengan kontaminasi dura dengan membawa parang untuk membelah brondolannya. Cek tiap brondolan, lalu tandai pokok yang ketika buahnya dibelah, terlihat ada cangkang yang tebaa. Ya, itu dura. Pokok yang akan menjadi sumber benih kita.

Pertanyaannya, kenapa dura? apa bagusnya dura jika dibandingkan dengan tenera jika dijadikan induk ilegal? Singkatnya begini. Kalau anda menggunakan benih dari tenera, dan asumsinya disekitarnya adalah tenera semua, maka rasio anaknya akan menjadi 1/4 dura, 2/4 tenera, dan 1/4 pisifera yang tidak bida dipanen buahnya. Jika anda menggunakan benih dari dura dan disekitarnya adalah tenera semua, maka rasio seluruh anaknya akan menjadi 1/2 dura dan 1/2 tenera. Namun jika anda menggunakan benih dari dura, dan disekitarnya adalah dura semua, maka benihnya akan menjadi 100 % dura, pokok dengan tandan berat dan besar. Itu yang petani mau bukan? resikonya, pabrik bisa menolak dura, karena minyaknya sedikit. Antisipasinya, jangan menjual buah dura dari kebun anda langsung ke pabrik, tapi lebih baik lewat pengepul. Dan yang perlu diingat, ada kelemahan lain dari dura, jumlah tandan per tahun tidak sebanyak tenera.

Jadi, mau menggunakan bibit yang mana? Paling baik beli kecambah komersil dari produsen benih. Tapi jika harus memungut dari blok, pastikan benih yang anda ambil berasal dari pokok dura.

Genetics for dummies

Pernah mendapat ilmu genetika di bangku sekolah? hukum mendel adalah ilmu paling fundamental sebagai dasar ilmu genetika. Pentingnya genetika, adalah bisa menjadi Sistem Periodic Unit dalam ilmu biologi. Tanpa genetika, biologi hanyalah kumpulan hafalan mati yang tidak terkoneksi. *Kalau boleh menyadur narasumber bbc discovery program*

Coba lihat kalian dan saudara kalian, ada yang mirip bapak, ada yang mirip ibu, ada yang mirip keduanya, ada juga yang malah gak mirip sama sekali dengan keduanya (nah lho?). Kenapa bisa begitu hayoh? Ada peran genetika dalam penentuan tersebut, akan mirip siapakah kita. Kalau mirip bapak, berarti pengaruh bapak lebih kuat (dominan bapak), kalau mirip ibu, berarti pengaruh ibu lebih kuat (dominan ibu). kalau perpaduan keduanya, misalnya hidung, mata, mirip ibu, rambut, warna kulit mirip bapak, maka pengaruh bapak dan ibu sama kuat (intermediate). 

Let see kita punya bunga berwarna merah dan berwarna putih, dan kita kawinkan. Maka warna keturunannya akan ada tiga kemungkinan, yaitu merah, putih, atau merah jambu. Kalau anaknya merah, berarti induk merah dominan, induk putih resesif. Kalau anaknyanwarnanya putih, berarti induk putih dominan, induk merah resesif. Dan kalau anaknya pink, berarti kedua induk intermediate, artinya pengaruh gen kedua induk sama kuat. Kasus sederhananya seperti itu.

Uniknya, selalu ada nisbah yang hampir selalu tepat berdasarkan teori tersebut. Kalau salah satu induk dominan, maka penampakan anak akan selalu memiliki rasio 3:1. 3/4 Bagian mirip induk dominan, dan 1/4 bagian akan mirip dengan indum resesif. Kalau kedua induk intermediate, maka rasio anaknya akan 1:2:1, dengan 1 mirip induk 1, 2 bagian merupakan perpaduan kedua induk, dan 1 bagian lagi mirip dengan induk 2. Sekali lagi, ini kasus sederhananya.

Rasio ini, hanya jika kita bereksperimen dengan satu sifat beda, misalnya warna saja, atau bentuk saja, atau tekstur saja, dst. Jika kita memadukan warna dengan bentuk, misalnya, maka rasionya akan berubah, bukan 3:1 untuk kasus dominansi, tetapi berubah menjadi 9:3:3:1, misalnya. Pembahasannya akan saya tulis di lain waktu.

Rabu, 18 Juni 2014

Momma's old tips to get rid your scaries off

All of us ever have our childhood for sure. Jaman kecil memang jaman lucu lucunya. Jaman kita masih polos setengah naif dan bandel setengah penakut. Namanya juga anak kecil, pasti ada rasa takut, for too many things! Takut gelap, takut lewat kuburan, takut anjing, takut sama bapak yang galaknya minta anpun, dan banyak hal remeh temeh lainnya. Bukan berarti sekarang begitu kita dewasa trus serta merta kita bisa gak takut dan melawan secara fisik (mencoba menafsirkan melawan ketakutan secara sempit, hahaha), tapi banyak hal yang kita takutkan ketika dewasa memiliki penjelasan rasional di dalamnya.

Deket rumah gue yang dulu (rumah pertama keluarga gue), ada sebuah pemakaman keluarga yang sudah tidak digunakan lagi. Struktur gapuranya menunjukkan pemiliknya adalah pengagum arsitektur hindu bali. Posisinya agak ke dalam, bamun bisa terlihat dari jalan melalui celah antara dua rumah tetangga gue. Dan konyolnya gue, hingga gue SD, selalu scared as fuck setiap melintasi jalan itu setiap malam, padahal banyak rumah tetangga. Bahkan gue selalu mensugesti diri gue untuk tidak menoleh ke arah gang yang bisa terlihat lokasi kuburan itu.

Sebagai anak terakhir, gue sering dijadikan pesuruh ke warung, yang beli obat nyamuk lah, yang beli kerupuk lah, gula, atau minyak tanah (jaman gue sd elpiji masih belum disubsidi, cuma punya orang tajir). Gue selalu ogah ogahan setiap disuruh emak ke warung kalau sudah malam. Dan selidik punya selidik, ketahuan kalau gue takut lewat kuburan, padahal kuburan itu berjarak 100 m dari pinggir jalan di perkampungan padat penduduk. Kalaupun setannya keluar, udah ditimpuki duluan sama tetangga gue yang rumahnya sebelahan.

Akhirnya emak gue mengajarkan jurus sakti menangkal takut. Kalau gue merasa takut, whatever the trigger it is, gue diminta untuk memegang titit gue. Kalau memang jumlahnya masih lengkap, satu batang dan dua butir, maka gue gak perlu takut. Nothing to be scared if you're still manly enough, at least physically.

Beberapa waktu ini entah kenapa gue teringat tips itu, sehingga gue selalu memegang titit gue ketika merasa uneasy. Hanya saja ada satu perbedaannya, titit gue terasa much bigger compared those time. Hahaha

Sabtu, 04 Januari 2014

Resolusi 2014

Membuat resolusi hampir bisa dikatakan sebagai rutinitas yang rutin dilaksanakan setiap pergantian tahun. Isinya tidak buruk kok, bahkan bisa dikatakan pasti baik semua. Isinya bermacam macam, ada yang menyoroti sisi gaya hidup, ekonomi, bahkan masalah spiritual. Sayangnya, banyak dari kita yang menganggap resolusi itu lebih seperti seremonial saja. Lewat dari akhir januari, banyak dari kita yang bahkan sudah lupa akan resolusi yang sudah disusunnya untuk sisa 11 bulan ke depan. Lah?

kalau kita cerdas, untuk menjadi lebih baik tidak harus selalu berpatokan pada resolusi resolusi tersebut, yang kadang malah di tengah jalan kehilangan semangat dari penyusunnya sendiri. Hidup bermasyarakat bisa jadi lebih dari cukup untuk belajar lebih baik, kalau kita mau peka dan membuka diri.

Gue pernah bertemu dengan penjual krupuk keliling, tunanetra, sosok yang cuma gue lihat di televisi. Kadang memang kita harus mensyukuri apa yang ada pada diri kita dengan terlebih dahulu melihat sesorang yang kekurangan. Tidak etis sebetulnya, tapi memang itulah yang paling sering terjadi. Malah lucunya, beberapa orang, boro boro menjadikannya sebagai suatu refleksi, malah pura pura gak nvelihat, atau malah menjadikannya bahan olokan, seperti acara lawak jaman sekarang yang makin ngaco?

berubah jadi lebih baik itu tidak perlu nunggu tahun baru, kapanpun bisa, asal kita mau membuka pikiran dan hati. Ngomong ngomong, gimana deagan resolusi 2014 nya? ada yang sudah tercapai? :D

Senin, 09 September 2013

#WeekendWithoutMall

Sebenernya istilah ini bukan gue yang bikin, nyomot dari percakapan traveler yang ketemu di fersival jalan jaksa 2 minggu kemarin. Apa itu weekend without mall, konsepnya adalah bagaimana kita menghabiskan akhir pekan, yang selama ini identik dengan mall, menjadi kegiatan outdoor, yang bukan emol banget. misalnya? bisa ke pelabuhan sunda kelapa, taman bakau muara angke, pasar tradisional, atau ke museum yang jumlahnya tidak sedikit di Jakarta ini.

Tujuannya bagus, agar kita tidak selalu tergantung dan manja kepada mall setiap butuh pelarian untuk killing time. Dengan program ini, kadang kita malah bisa berhemat karena nyaris tidak ada barang barang dengan harga selangit, otherwise, yang ada malah substitusinya yang bisa jauh lebih murah. misal, kalau kita ke toko buku di Mall, kita bisa mendapat buku dengan harga nyaris 5 x daripada buku bekas yang bisa kita dapatkan di Senen. Di senen juga, kita bisa dapat menemukan baju bekas dengan harga yang reliable banget, bukan cuma baju sih, lengkapnya baju, celana, bakaian dalam, sampai gorden!

Nih contoh beberapa destinasi wisata untuk melakukan program #WeekendWithoutMall

1. Pasar Senen
2. Blok G Pasar Tanah Abang
3. Pasar Gembrong
4. Pasar Hewan Jatinegara
5. Pasar Burung - Matraman
6. Pasar Baru
7. Pasar Antik - Menteng
8. Pasar Bendungan Hilir
9. Pasar Rawabelong
10. Pasar Induk Kramatjati
11. Blok A dan Blok B, Tanah Abang
12. Proyek Pasar Pagi Asemka
13. Museum Sejarah Nasional (Museum Gajah)
14. Museum Wayang
15. Museum Seni Rupa dan Keramik
16. Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah)
17. Museum Bahari
18. Museum Bank Indonesia
19. Museum Bank Mandiri
20. Museum Tekstil
21. Museum Serangga dan Taman Kupu Kupu + Museum Biota Air -TMII
22. Taman Monas
23. Taman Menteng
24. Taman Fatahillah
25. Taman Suropati
26. Lapangan Banteng
27. Taman Ayodya
28. Taman Situ Lemabng
dan lain lain yang gak mungkin disebutkan disini. :D

Jadi, udah berapa lama tinggal di jakarta? trus udah berapa tempat diatas yang sudah kamu kunjungi? :)

*Special thanks to dreamers radio, wikipedia, dan citydirectory

Jumat, 06 September 2013

Repsol: (trivia) kamus AGH

Tahukah kalian, di ageha banyak dipergunakan kata-kata aneh nan menawan. kata-kata itu tidak bisa dijumpai di dunia luar (?),
kalaupun ada, sangat terbatas. Ya... macam Appendix I gitu kaliya?? Penasaran? Cekidot...
1. Bitch
kata-kata paling sensanional di ageha 44-45. pertama dipopulerkan oleh Ibnu Abi Hatim Amien. ditujukan untuk cowok-cowok keren
macam dirinya..
2. Gabut
<asal kata: gaji buta>. kata ini sudah menyebar luas, tidak jelas siapa yang pertama mencetuskannya. dipredikatkan kepada khalayak
yang suka bengong dan termangu saat dilangsungkannya praktikum. jika kata ini disertakan di belakang praktikum, maka itu refers to
praktikum yang memberikan kesempatan kepada praktikannya untuk bengong saat waktu praktikum.
3. Hedon
berasal dari kata hedonisme, suatu aliran (paham) yang mengutamakan kesenangan hidup. hidup ini untuk senang-senang, foya-foya,
dll. pokoknya sesenang hati mereka lah... tokoh paling terkenal, adalah yang mampu menghabiskan 1 juta rupee sehari untuk belanja
n perawatan tubuh. sapa ya????
4. Hedon Fakir
modifikasi dari kata hedon, bisa juga disebut sebagai hedon gembel. sukanya sama, foya-foya, tapi bedanya ini gak modal. kalo ada
orang makan, dia nyamperin buat minta, ada orang lain, pindah lagi buat minta. kemana-mana suka nebeng, kalaupun punya motor
n ditebengi, sukanya minta gantiin bensin. kata ini dipopulerkan oleh Febri Farhanny
5. Ee'
maaf kalo yang ini agak vulgar. saya memang sering menggunakannya, tetapi saya diajari oleh Afiff Aulia. intinya, ya tebaklah sendiri
artinya. biasa digunakan untuk mengata-ngatai sesuatu yang tidak berkenan (parah) di hati. :D
6. Cowok Cantik
tidak tahu siapa yang mempublikasikan, saya mendengarnya dari Bani Kurniawati. Istilah ini dianugerahkan untuk cowok-cowok yang
mukanya cantik, terlalu lembut, baby-faced, de-el-el.
7. Rempong
istilah bahasa aneh, emak-emak dah... gue yang suka ngemeng aja gak ngerti pasti artinya (?). tapi berdasarkan komunikasi langsung
yang gw denger, katanya sih rempong itu artinya rame. yang mempopulerkan: Feni Shintarika
8. Gehol
berasal dari kata gaul. pemopuler adalah Nazima Maulidya. ditujukan buat orang-orang yang kuper trus tiba-tiba menjadi anak gehol.
siapa yang patut mendapatkannya, yang pasti bukan saya. saya mah udah gehol dari dulu...
9. Ekstrim
kata ini sepintas tak bermakna, tapi bagaimana jika ditaruh di belakang kata bus? hHa... kangen aja sih ama pengalaman tahun lalu.
kalo ini mah gak ngerti sapa yang bikin n sapa yang mempopulerkan. sekedar buat kangen-kangenan aja..
UPDATE:
10. Gembel
kata yang artinya miskin, fakir, papa. tapi di mulut mastika wardhani, kata ini berarti nista, najis, disgusting. ditujukan untuk Ibnu Abi
Hatim Amien n Gunar Widiyanto. emang sih kata ini cocok untuk mereka kedua. namanya juga sibbling
11. Nol-Nol
ini bahasa paling aneh, absurd, n gak jelas.
dibuat oleh dua kembar bersaudara, Namira Andiani dan Vicky Octarina Chairunnissa.
Kata Nol-Nol tidak memiliki makna, hanya seperti ekstrim atau bitch. keistimewaan kata ini adalah historisnya. Vicky, yang kelakuannya
lebih mendingan anak TK, menjuluki Namiran yang menggunakan kacamata. Kata Vicky, kacamata Namira seperti angka nol dua buah,
sehingga dijuluki nol-nol. nggak meaning? emang vicky kayak gitu..
dalam perkembangannya, kata nol-nol bukan hanya digunakan pada namira, tapi juga vicky, halimah, dan ira (ketiganya g pake
kacamata padahal!!!). seabsurd-absurdnya anak ageha 44, vicky emang paling absurd
12. Inbreeding
meminjam istilah dalam pemuliaan tanaman, yang artinya kondisi tanaman yang seharusnya menyerbuk silang menjadi menyerbuk
sendiri. aplikasi praktisnya, menjuluki anak yang berpacaran dengan teman satu kelasnya. korbannya banyak, mau menyebutkan satu
persatu juga rempong gue...
13. Three muscat-ir
tiga jagoan asli ageha, bisa juga disebut trio ngangkang (notice their walkstyle). nama aslinya istir, okti, dan evi. tapi karena kenorakan
mereka, namanya berubah menjadi istir, oktir, dan epir. penting? mungkin enggak buat sebagian besar orang, dan saya akan
mendukungnya..
14. Cin...
Nickname buat cinta. bisa dibilang sindrom akibat kebanyakan nonton semua yang berbau cinta, mulai cinta laura, cinta fitri, cinta
bunga, ampe melodi cinta (film alay yang di indos*ar). melihat inspirasinya, maka bisa ditebak yang mempopulerkan adalah seorang
emak-emak. atau kalo enggak, seseorang yang berjiwa keemakan (bukan keibuan). dan oknum dibalik bahasa ini adalah,
jeng..jeng..jeng.. Alya Muslimah (nama siang: Aria Muslim). semenjak adanya koperasi, ternyata kata ini makin populer, karena makin
sering diperdengarkan. apalagi kalo alya lagi ngebuka lapak trus rempong banyak orang, pasti dia ngomong "Sabar Cin...". nggak ada
yang aneh sih, tapi kalo ngedenger nadanya itu lho, bulu kuduk dari tumit ampe ubun-ubun berasa berdiri semua.
15. Astajim
nama lengkapnya astaghfirullah hal adzim. yang artinya kalau gak salah, I ask Allah forgiveness...
sindrom ini juga masuk sindrom penghancuran suatu tatabahasa. kesalahan fatal pengucapannya adalah menyingkat suatu bahasa
yang sudah baku dan benar. tokoh yang lumayan getol menyebarkan sindrom ini adalah ika sarimi, pacarnya si bulat misihu. :P
sbenarnya ini bukanlah sindrom baru. di zaman edo (nama lama tokyo), ada suatu gaya bahasa yang serupa, mentingkat suatu kalimat
menjadi beberapa frase saja. mungkin malas kali ya..
16. Cumplung
tokoh utama adalah Purwono, Ms. dosen gehol ageha. artinya kurang lebih mengata-ngatain orang yang otaknya kopong, tidak bernas,
dengan materi genetik yang sudah rusak (buset...). kalau belum pernah mendapatkan sapaan ini, saat kuliah pak pur, saat beliau
menanyakan sesuatu yang bersifat pengetahuan umum (macam harga urea, furadan) jangan ada yang menjawab. pasti beliau akan
dengan semangat 45 akan berkata. "Cumplung!!!"
17. Bulet
promotor kata ini bukan anak ageha, tapi illkom 44, namanya remarchtito heyziputra. ditujukan untuk anak blobo yang asalnya dari
sumedang. awalnya kata ini hanya untuk meledek wajahnya yang mendekati lingkaran (lebih tepatnya, bukan bulat). tapi di kemudian
hari, kata ini ternyata menyimpan nestapa yang mendalam. kata ini menyaratkan kekecewaan hati si anak sumedang karena tahu
sumedangnya sudah kalah pamor. kalah dengan apa? tahu bulet. jadi sekarang, bukan hanya untuk meledek wajahnya, tapi untuk
menyindir ketidakmampuan produknya menahan gempuran tahu bulet misihu.
18. CCB-GGA
kepanjangannya adalah cewek-cewek Blobo gaul-gaul abis. tersangkanya Feni shintarika, Galuh TriPudyastungkara, Lilis Febrianti, sama
Moliya Nurmalisa. nama ini bukan kata kerja, tapi lebih mengacu ke kata benda, mengingat makna sebenarnya adalah semacam klub
arisan tante-tante. program kerjanya? shopping, ngehedon khas tante-tante, sambil ngeliatin berondong lewat.
19. Bandar Pulsa
Tante-tante atau Om-om yang bisnis pulsa. contoh pengusaha sukses adalah Hesti Paramitha Suharsono. buku utang pulsanya
astajim... amajing! emang bukan sebiji dua biji sih yang jualan pulsa, tapi emang anak ageha kayaknya emang udah hobi yang satu ini..
20. OK, Fine!!
kata erik, ini punya dia (padahal gw yakin dia niru di sinteron emak-emak yang aneh bin alay). katanya sih buat orang yang
ngomening orang berpendapat, dan intinya dia menyetujui. tapi kata gw mah ini bisa tergantung nadanya. kalo nadanya rada nyolot,
bisa-bisa malah nantangin yang berargumen...
21. Tante-tante menor
spesial buat kaum hawa. yang selalu rajin menjaga kebersihan tubuh mereka. ogah kena lumpur, ogak kena ee' (ke laut aja sono, bir
dimakan hiu, itupun kalo hiunya mau). kata gw mah kalo emang mau masuk ageha, kenapa males kena kotoran. kalo gak cocok,
pindahlah si semester 5, ke sastra jepang boleh, kedokteran jiwa juga boleh (buat ngobatin jiwa lw yang menodai ageha). ciri-cirinya:
ke lahan pake sunblock dulu, muka haram kena sinar, praktikum nyabut gulma pake saring tangan, owowowow...
22. SPG kosmetik. beda ama SPG kosmetik yang ada di mall. jauh.....
kalo SPG di mall, rok mini n high heel of course. kalo di kampus mah suka rada aneh, yang jualan mukanya suka kurang menjual.
Masak dagang kosmetik mukanya standar, gimana mau yakin yang beli, hHa...
contoh kometiknya adalah ori-NYALA, natasHit, ama Leuwiliang Beauty centre. kalo gw mah ogah semuanya. yang kedua produk
malinngshit, yang ketiga takutnya pake lemak baby, yang pertama trauma ngeliat yang jualan gak menarik. hHa...

Kamis, 10 Januari 2013

salah diagnosa

huwa gue bikin dosa, ternyata guys, pensil gue ada di kosan. gue ebrdosa besar telah menuduh yang tidak tidak. astaghfirullah. tapi tetep sih, untuk kasus lain -ex. tisu- ya tetep berjalan.

ini bisa jadi bahan pelajaran juga sih, jangan terlalu mudah suudzon sama orang.